Populasi Penelitian Menurut Sugiyono 2013
Trianggulasi Waktu Pengumpulan Data Penjelasan dari ketiga trianggulasi akan dipaparkan sebagai berikut: 1. Trianggulasi sumber adalah trianggulasi yang digunakan untuk menguji kredibilitas data dengan cara mengecek data yang telah diperoleh melalui beberapa sumber. Trianggulasi teknik adalah suatu alat untuk menguji kredibilitas data dengan cara mengecek data yang sama namun dengan alat yang berbeda. Trianggulasi waktu adalah triangulasi yang sering mempengaruhi data.
Metode Penelitian Menurut Sugiyono
Latar belakang sosial ekonomi para pengamen jalanan di kota Surakarta. Usaha-usaha pemerintah untuk mengatasi pengamen jalanan di kota Surakarta.
Metode penelitian kuantitatif Menurut Sugiyono. Penelitian populasi ini terjadi ketika peneliti meneliti semua populasi yang ada, dikarenakan populasinya hanya.
Populasi Populasi adalah sebuah wilayah atau tempat objek atau subjek yang diteliti, seperti orang, benda, kejadian, nilai maupun hal-hal lain yang memiliki kuantitas dan karakteristik tertentu untuk mendapatkan sebuah informasi (Riadi, 2016:33). Populasi yang digunakan pada penelitian ini adalah mahasiswa pengguna media sosial dan mahasiswa yang menggunakan aplikasi layanan Go-Jek di Yogyakarta. Sampel Menurut Riadi (2016:34) menyatakan bahwa sebagian anggota atau elemen dari populasi yang mewakili karakteristik populasi disebut dengan sampel.
Penelitian dilakukan karena pengetahuan, pemahaman dan kemampuan manusia yang terbatas akan suatu hal serta besarnya rasa ingin tahu manusia yang menyebabkan timbulnya pertanyaan-pertanyaan dan ketidak puasan akan apa yang telah dimiliki dan diketahui oleh manusia. Oleh sebab itu, muncullah penelitian-penelitian terbaru akan suatu hal disetiap tahun, bulan atau bahkan tiap minggunya. Hal ini dilakukan untuk memenuhi rasa ingin tahu dan ketidak puasan manusia. Dalam menyusun sebuah laporan penelitian, seorang peneliti membutuhkan alat bantu yang digunakan sebagai alat atau instrumen penelitiannya. Serta membutuhkan data-data yang valid guna mendukung hasil dari penelitian peneliti tersebut. Oleh karena itu, seorang peneliti harus mengetahui dan memahami apa itu pengumpulan data, instrumen penelitian dan teknik-teknik pengumpulan data. Menyusun instrumen pengumpulan data dan penelitian dilakukan setelah peneliti memahami apa yang menjadi variabel penelitiannya.
Menurut Friedenberg dan Kaplan pada (indrawati, 2015:149) menyatakan bahwa nilai koefeisien korelasi itu memiliki nilai minimal sebesar 0,30. Untuk validitasnya akan dijelaskan pada pembahasan nanti, hal yang sudah dilakukan adalah face validity dan content validity. Menurut Marnat pada Sangadji dan Sopiah (2010), menjelaskan bahwa face validity (validitas rupa) merupakam indek validitas yang mendasar dengan menunjukan item-item dalam pengukuran sebuah konsep dan memberikan kesan untuk menafsirkan sebuah konsep. Menurut Sugiyono (2013:212), content validity (validitas isi) merupakan pengujian validitas dengan membandingkan materi yang sudah diketahui dengan isi sebuah instrumen. 3.6.2 Reliabilitas Menurut Sumanto (2014:81), reliabilitas merupakan tingkatan yang konsisten terhadap pengukuran sebuah penelitian.
Sedangkan sampel adalah sebagian dari populasi itu. Populasi itu misalnya penduduk di wilayah tertentu, jumlah pegawai pada organisasi tertentu, jumlah guru danmurid di sekolah tertentu dan sebagainya (Sugiyono, 2013:215).
Aktivitas sehari-hari pengamen jalanan di kota Surakarta. Sumber Data Menurut Arikunto (1998:144), sumber data adalah subjek dari mana suatu data dapat diperoleh. Menurut Sutopo (2006:56-57), Sumber data adalah tempat data diperoleh dengan menggunakan metode tertentu baik berupa manusia, artefak, ataupun dokumen-dokumen. Menurut Moleong (2001:112), pencatatan sumber data melalui wawancara atau pengamatan merupakan hasil gabungan dari kegiatan melihat, mendengar, dan bertanya. Pada penelitian kualitatif, kegiatankegiatan ini dilakukan secara sadar, terarah dan senantiasa bertujuan memperoleh suatu informasi yang diperlukan. Berbagai sumber data yang akan dimanfaatkan dalam penelitian ini sebagai berikut. Data Primer Data primer adalah data yang diperoleh langsung dari sumbernya.
Penelitian kualitatif interaktif adalah studi yang mendalam menggunakan teknik pengumpulan data langsung dari orang secara alamiah. Penelitian non interaktif (penelitian analisis), yaitu penelitian yang mengadakan pengkajian berdasarkan analisis dokumen. Peneliti menghimpun, mengidentifikasi, dan menganalisis serta mengadakan sintesis data untuk memberikan interpretasi terhadap konsep, kebijakan, dan peristiwa yang secara langsung ataupun tidak langsung diamati. Berdasarkan pemaparan di atas penelitian ini menggunakan strategi penelitian kualitatif interaktif. Studi kasus dalam penelitian ini yaitu: a. Pengamen jalanan di kota Surakarta, mencakup: 1) Macam-macam pengamen jalanan di kota Surakarta.
Berdasarkan pemaparan di atas dapat disimpulkan bahwa pengumpulan data merupakan teknik yang digunakan oleh peneliti untuk mendapatkan data yang diperlukan dari narasumber dengan menggunakan banyak waktu. Penggumpulan data yang dilakukan oleh peneliti sangat diperlukan dalam suatu penelitian ilmiah. 38 39 Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik observasi, teknik wawancara, dan dokumentasi. Berikut ini akan dijelaskan teknik-teknik pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti sebagai berikut. Free 3d female models obj. Teknik Observasi. Menurut Nawawi dan Martini (1992:74), “Observsi adalah pengamatan dan pencatatan secara sistematik terhadap unsur-unsur yang tampak dalam suatu gejala atau gejala-gejala pada obyek penelitian”.
Menganalisis data. Merumuskan hasil studi. Menyusun rekomendasi untuk pembuatan keputusan. Tipe-tipe atau Jenis Penelitian Kualitatif Penelitian dengan pendekatan kualitatif dapat dibedakan menjadi lima tipe utama, yaitu: phenomenology, ethnography, case study research, grounded theory, dan historical research (Johnson, 2005: 8). Berikut penjelasan dari kelima jenis penelitian kualitatif tersebut.
Model ini ada 4 komponen analisis yaitu: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Menurut Moleong (2004:280281), “Analisis data adalah proses mengorganisasikan dan mengurutkan data kedalam pola, kategori, dan satuan uraian dasar sehingga dapat ditemukan tema dan tempat dirumuskan hipotesis kerja seperti yang disarankan oleh data”. Langkah-langkah analisis data menurut Miles dan Huberman (1992:15-19), adalah sebagai berikut: 1. Pengumpulan data, yaitu mengumpulkan data di lokasi penelitian dengan melakukan observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan menentukan strategi pengumpulan data yang dipandang tepat dan untuk menentukan fokus serta pendalaman data pada proses pengumpulan data berikutnya. Reduksi data, yaitu sebagai proses seleksi, pemfokusan, pengabstrakan, transformasi data kasar yang ada di lapangan langsung, dan diteruskan pada waktu pengumpulan 44 45 data, dengan demikian reduksi data dimulai sejak peneliti memfokuskan wilayah penelitian.
Hasil penelitian berupa deskripsi dan interpretasi dalam konteks waktu serta situasi tertentu. Penelitian jenis kualitatif disebut juga penelitian alamiah atau inquiri naturalistik.
Penelitian dengan skala Likert ini digunakan untuk menilai keberhasilan suatu kebijakan atau program, dan mengetahui kepuasan stakeholder terhadap pelaksanaan suatu kebijakan atau program yang dijalankan. Skala ini menilai sikap atau tingkah laku dengan cara mengajukan pertanyaan kepada responden yang sesuai dengan kebutuhan peneliti.
Prosedur Penelitian Kualitatif Prosedur pelaksanaan penelitian kualitatif bersifat fleksibel sesuai dengan kebutuhan, serta situasi dan kondisi di lapangan. Secara garis besar tahapan penelitian jenis kualitatif adalah sebagai berikut (Sudarwan Danim dan Darwis, 2003: 80) a.